Kategori
Ulasan

Realme Narzo: Hape Terjangkau yang Kaya Fitur

Silakan bagikan tulisan ini

Brand realme memang masih baru di dunia teknologi, khususnya ponsel. Pabrikan yang bermarkas di Shenzen, Guangdong, Cina ini baru berdiri pada tahun 2018 lalu. Usia yang relatif masih dini ini tidak menghalangi realme untuk aktif melakukan ekspansi pasar. Dimulai dengan realme 1 yang dirilis pada bulan Mei 2018 untuk pasar India, realme berturut-turut mengeluarkan realme 2 dan realme 2 Pro pada bulan September tahun yang sama. Tahun berikutnya, realme lebih gila lagi dengan mengeluarkan belasan produk yang ditujukan untuk segmen pasar pemula sampai dengan level atas. Untuk kelas atas, realme memposisikan seri X-nya dengan beragam spesifikasi dan fitur yang keren seperti chipset Snapdragon dengan octa-core dan layar OLED dengan komposisi kamera belakang yang mumpuni. Namun, tahun 2020 ini realme hadir dengan produk baru yang dinamai realme Narzo untuk pasar Indonesia. Harga realme Narzo ini di Indonesia sangat terjangkau yaitu Rp. 2,99 jt. Jangan salah ya sobat, harga memang lumayan murah namun spesifikasi yang ditawarkan lumayan keren dengan fitur-fitur yang mumpuni.

Seperti apa sih realme Narzo ini? Seberapa keren spesifikasi dan fitur-fitur yang ditawarkan? Apa saja kekurangannya? Silakan dibaca tulisan ini lebih lanjut ya.

Spesifikasi

Sebelum kita bahas fitur-fitur yang ditawarkan oleh realme Narzo ada baiknya kita lihat dulu spesifikasinya ya.

  • Ukuran Layar IPS LCD 6,6 inci Full HD Plus (2.400 x 1080 piksel, 90 Hz), Corning Gorilla Glass
  • Chipset MediaTek Helio G90T
  • RAM 4 GB
  • Ruang penyimpanan 128 GB
  • Dual Nano SIM (SIM1, SIM2)
  • Kamera Depan 16 MP
  • Kamera Belakang 48 MP (kamera utama)
  • 8 MP kamera ultrawide
  • 2 MP kamera macro
  • 2 MP kamera B&W Portrait
  • Baterai 4.300 mAh, fast charging 30 watt
  • Sistem Operasi Android 10, realme UI
  • Tipe konektor USB Type-C
  • Biometrik Pemindai sidik jari (menyatu dengan tombol daya)
Layar

Ukuran layar dari si realme Narzo ini memang cukup jumbo yaitu 6,6 inci yang tentunya lebih besar dibandingkan iPhone 11 Pro Max (6,5 inci) dan Galaxy S20 Ultra (6,57 inci) yang merupakan flagship dari Apple dan Samsung. Dari sisi ukuran layar maka realme Narzo menyediakan ruang kerja yang sangat lapang bagi penggunanya. Ukuran layar yang besar ini sayangnya tidak dibarengi dengan kualitas tampilan yang dihasilkan. Ya, realme Narzo masih menggunakan teknologi IPS LCD biasa dan bukan OLED. Tapi untuk ponsel dengan harga tidak sampai 3 juta maka ini adalah hal yang sangat wajar. Bandingkan dengan seri iPhone 11 varian paling rendah yaitu 128 GB yang harganya mencapai 12 juta lebih namun kualitas layarnya juga belum OLED. Harga yang hanya seperempat dari iPhone 11 tentu memaksa pabrikan untuk menerapkan pengurangan kualitas dan layar adalah satu hal yang dapat mengurangi ongkos produksi secara signifikan.

Dapur Pacu

Pada sisi chipset, realme memang selalu menggunakan mikroprosesor buatan dari MediaTek untuk ponsel entri levelnya. Dilansir dari tek.id, chipset Helio G90T ini cukup oke untuk menangai pekerjaan yang berat seperti gaming. Arsitektur yang digunakan pada chipset ini adalah arsitektur 64-bit (ARMv8.2-A) dengan proses fabrikasi 12FFC ( FinFET Compact Technology). Otak chipset ini terdiri dari 8 core (octa core) yang terdiri dari 2 chip Arm Cortex-A76 @2.05 GHz dan 6 chip Arm Cortex-A55 @2.0 GHz. Untuk GPU, Helio G90T menggunakan GPU Mali G76 MC4 @800 MHz yang merupakan perbaikan dari seri G90 pada hal kecepatan memori. Teknologi memori yang digunakan adalah LPDDR4x @2133 MHz dual-channel dengan dukungan kapasitas memori sampai dengan 10 GB. Tentu saja hal ini membuat pengalaman streaming data yang lancar karena besaran bandwidth yang disediakan menjadi lega.

realme Narzo menyediakan 2 slot kartu nano SIM dan 1 slot kartu microSD
Memori dan Penyimpanan

Untuk kapasitas memori internal yang disediakan adalah 4 GB dengan kapasitas penyimpanan 128 GB. Sekarang ini kapasitas penyimpanan yang ditawarkan oleh ponsel adalah minimal 128 GB mengingat para pengguna sering menginstal aplikasi maupun game yang membutuhkan banyak ruang. Dan jika kapasitas penyimpanan yang ditawarkan masih dirasa kurang, realme Narzo menyediakan satu slot tambahan untuk kartu microSD. Ini saya rasa menjadi satu nilai jual dari realme Narzo karena umumnya ponsel-ponsel flagship ataupun kelas menengah hanya menyediakan dua slot yang bisa digunakan untuk kartu SIM dan/atau microSD. Eh, hampir lupa realme Narzo mendukung dua kartu nano SIM loh. Gila yah, dua kartu nano SIM plus 1 microSD. Good job realme!.

Kamera

Sekarang kita bahas tentang kameranya ya. Realme Narzo dibekali dengan 4 kamera belakang masing-masing 1 kamera utama 48 MP, 1 kamera ultrawide 8 MP, 1 kamera micro 2 MP dan 1 kamera B&W portrait 2 MP. Kamera belakang realme Narzo dengan 48 MP (dengan resolusi maksimum 8000×6000) memang memberikan kepadatan piksel yang tinggi untuk hasil fotonya. Namun, jika hasil foto diperbesar maka akan terlihat sedikit pecah. Walaupun demikian, kualitas warna pada foto yang dihasilkan adalah cukup baik.

Realme Narzo juga menyediakan fitur portrait layaknya ponsel kelas atas. Pada fitur ini kita dapat memilih mode original dan 6 pilihan mode yang telah disiapkan (dinamakan mode 01 sampai 06). Beberapa hasil foto menggunakan fitur portrait ini dapat dilihat pada galeri foto di atas.

Disamping untuk foto, perekaman video dengan realme Narzo ini juga patut untuk dicoba. Kedua kamera, baik depan maupun belakang, banyak fitur yang ditawarkan untuk mendapatkan hasil perekaman terbaik seperti Stabilisasi Video UIS, Video Ultra Wide-angle, perekaman video 4K/30fps dan perekaman video slo-mo 1080P/120fps 720p/240fps.

Konektivitas dan Fitur Lain

Untuk masalah konektivitas, realme Narzo menyediakan Bluetooth 5.0 yang dijamin membuat pengalaman menghubungkan perangkat-perangkat lain menjadi lebih mudah dan cepat. Akan tetapi, realme Narzo tidak menyertakan NFC yang mungkin untuk sebagian orang menjadi salah satu kekurangan yang cukup mengganggu ya. Tapi mungkin realme sudah mempertimbangkan hal ini sehingga spesifikasi disisi lain yang lebih ditingkatkan.

Selain itu, realme juga menyematkan pengenal wajah pada ponsel realme Narzo ini. Konfigurasi wajah pertama kali juga sangat simpel dan cepat. Ketika saya coba pada lingkungan tanpa penerangan, fitur ini masih dapat berjalan dengan baik. Untuk ponsel kelas bawah fitur pengenalan wajah ini cukup menarik juga untuk dipertimbangkan ketika Anda sedang mencari-cari pilihan ponsel baru.

Pemindai sidik jari yang digabung dengan tombol daya

Membuka ponsel ini tidak hanya dapat dilakukan menggunakan pengenal wajah. Realme Narzo juga dibekali pemindai sidik jari yang diletakkan di samping kanan ponsel menyatu dengan tombol daya. Cukup elegan menurut saya dibanding jika pemindai sidik jari tersebut diletakkan di belakang ponsel yang sering memaksa kita untuk bekerja keras ketika ingin memosisikan jari pada sensornya.

Kelebihan
  • 4 kamera belakang
  • 2 slot nano SIM dan 1 slot microSD
  • Fitur pengenal wajah dan pemindai sidik jari
  • Harga yang terjangkau
Kekurangan
  • Tidak menyertakan headset
  • Tidak ada NFC

Kesimpulan

Okay, kita sampai pada kesimpulan. Realme sepertinya ingin merebut pangsa pasar ponsel kelas bawah di Indonesia dengan memperkenalkan realme Narzo. Untuk ponsel dengan harga Rp. 2,99 juta maka fitur-fitur seperti 4 kamera belakang, pengenalan wajah, dukungan 2 slot kartu nano SIM dan 1 slot kartu microSD saja sudah akan menarik pembeli. Belum lagi spesifikasi chipset, memori dan kapasitas penyimpanannya yang lega. Cocok banget buat Anda yang mencari ponsel dengan harga terjangkau tapi menawarkan fitur-fitur yang tidak mengecewakan dan sesuai dengan perkembangan permintaan pasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *