Kategori
Ulasan

Review Apple Watch Series 6

Silakan bagikan tulisan ini

Apple Watch Series 6 telah dirilis secara resmi oleh Apple beberapa waktu yang lalu pada even ‘Time Flies’. Nah, pada kali ini saya akan sedikit memberikan review tentang Apple Watch Series 6 ini setelah menggunakannya selama beberapa minggu. Jika dilihat dari sisi fitur, maka yang paling membedakan Series 6 dengan Apple Watch seri-seri sebelumnya adalah adanya fitur pengukur SpO2 yang dalam masa pandemi seperti sekarang ini akan sangat bermanfaat. Tapi, kira-kira selain itu apakah ada fitur lain yang bisa dijadikan alasan untuk mempertimbangkan perlu tidaknya Anda mengupgrade Apple Watch yang Anda miliki saat ini? Yuk sama-sama kita bahas ya!

Video Unboxing Apple Watch Series 6
Layar
Layar always-on pada Apple Watch Series 6

Apple Watch Series 6 masih menggunakan layar OLED LTPO retina seperti halnya dengan Apple Watch Series 5. Perbedaan utamanya adalah layar always-on pada Series 6 2,5x lebih cerah dibandingkan Series 5 jika pergelangan tangan Anda diturunkan. Tingkat kecerahan (brightness) kedua Apple Watch adalah sama yaitu 1000 nits, akan tetapi Series 6 akan terlihat lebih cerah jika digunakan di luar ruangan.

Prosesor

Kedua prosesor di Apple Watch Series 5 dan ‌Apple Watch Series 6‌ adalah dual-core dengan arsitektur 64-bit. Prosesor Series 6 didasarkan pada A13 Bionic di iPhone 11 yang diklaim lebih cepat hingga 20 persen dari prosesor Series 5 sebelumnya. Apple mengatakan bahwa prosesor ini menyebabkan aplikasi akan diluncurkan dengan 20 persen lebih cepat, sambil mempertahankan durasi baterai sepanjang hari (18 jam) yang sama.

Chip U1 Ultra-Wide Band

Hanya ‌Apple Watch Series 6‌ yang memiliki chip U1 ultra-wide band. Apple mengatakan bahwa chip U1 di Apple Watch akan dapat “mengaktifkan lokasi nirkabel jarak pendek untuk mendukung pengalaman baru, seperti kunci mobil digital generasi mendatang”. Apple sejauh ini hanya menggunakan teknologi chip U1 ini untuk memberi daya pada fitur AirDrop agar terarah di iOS 13. Akan tetapi, Apple mengindikasikan bahwa fungsionalitas U1 pada ‌Apple Watch Series 6‌ dapat diperluas dan sepertinya Apple telah mempersiapkan roadmap sendiri untuk chip ini pada masa yang akan datang.

Monitor Kesehatan

‌Apple Watch Series 6‌ menawarkan fitur pengukur kadar saturasi oksigen dalam darah yang merupakan fitur pemantauan kesehatan baru yang belum pernah ada sebelumnya di Apple Watch. Fitur tersebut mengukur saturasi oksigen darah pengguna, sehingga mereka dapat lebih memahami kebugaran mereka secara keseluruhan. Saturasi oksigen, juga dikenal sebagai SpO2, mewakili persentase oksigen yang dibawa oleh sel darah merah dari paru-paru ke seluruh tubuh, dan menunjukkan seberapa baik darah yang mengandung oksigen ini disalurkan ke seluruh tubuh.

Fitur SpO2 pada Apple Watch Series 6

Namun, Apple Watch Series 5 berbagi sejumlah besar fitur pemantauan kesehatan dengan ‌Apple Watch Series 6‌. Kedua model tersebut berisi sensor jantung elektrik untuk mengambil electrocardiogram, atau ECG. Mereka memiliki elektroda yang terpasang di Digital Crown dan sensor detak jantung listrik di bagian belakang. Dengan aplikasi ECG, pengguna tinggal menyentuh Digital Crown dan setelah 30 detik klasifikasi irama jantung dapat diterima. Ini dapat mengklasifikasikan apakah jantung berdetak dalam pola normal atau apakah ada tanda-tanda Fibrilasi Atrium (AFib), kondisi jantung yang dapat menyebabkan komplikasi kesehatan utama. Semua rekaman, klasifikasi terkait, dan gejala yang dicatat disimpan di aplikasi Health yang tentu saja dapat dibagikan dengan dokter pribadi Anda.

Kedua model juga memiliki sensor jantung optik untuk memantau detak jantung, dan dapat memberikan notifikasi tentang detak jantung tinggi dan rendah, serta detak jantung yang tidak teratur. Mereka juga dapat melakukan SOS darurat, Deteksi Jatuh, dan pemantauan kebisingan.

Desain

Apple Watch Series 5 dan ‌Apple Watch Series 6‌ memiliki desain yang sama, tetapi sedikit berbeda dalam hal bahan dan pilihan warna. ‌Apple Watch Series 6‌ tersedia dalam aluminium, baja tahan karat, atau titanium, dan Apple Watch Series 5 juga tersedia dalam bahan keramik. Apple Watch dengan baja tahan karat, titanium, atau keramik, menggunakan layar kristal safir, sedangkan model aluminium menggunakan kaca yang diperkuat dengan teknologi Ion-X. ‌Apple Watch Series 6‌ dalam aluminium tersedia dalam warna silver, space grey, emas, deep navy, atau (PRODUCT) RED. Untuk tipe stainless steel, tersedia dalam silver, graphite, atau Emas, dan dalam titanium, tersedia dalam Titanium atau space black. Apple Watch Series 5 tidak tersedia dalam warna biru atau (PRODUCT) RED, tetapi menawarkan warna putih keramik yang unik.

Kesimpulan

Nah, itulah beberapa perbedaan antara Apple Watch Series 5 dan Series 6. Apakah Anda perlu mempertimbangkan untuk membeli Apple Watch Series 6 ini? Jika Anda adalah pengguna Apple Watch Series 4 atau sebelumnya maka Apple Watch Series 6 menawarkan banyak fitur baru seperti layar always-on, fitur kesehatan yang lebih lengkap (deteksi jatuh, SOS darurat dan tentu saja SpO2). Tapi, jika Anda adalah pengguna Series 5 maka Anda hanya perlu menjawab apakah fitur-fitur baru Series 6 sangat Anda perlukan untuk menentukan apakah perlu atau tidak meng-upgrade Apple Watch Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *